🟧 NEWS

WhatsApp Image 2026-07-03 at 14.52.03

Jejak Bakungan: Revitalisasi Dakwah di Desa Bakungan, Membangun Kembali Semangat Berjamaah dan Regenerasi Umat

BAKUNGAN, KARANGDOWO | Juni 2026
Oleh: Ghifari Mabrur Al Burhani | Koordinator Media KKN 26265
Penulis, Kurator, Editor, dan Pewawancara

Dakwah di tengah masyarakat tidak selalu tumbuh melalui kegiatan-kegiatan besar. Terkadang, perubahan justru berawal dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dan penuh kepedulian. Hal inilah yang menjadi salah satu kisah berharga dalam perjalanan kehidupan keagamaan masyarakat Desa Bakungan, Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten.

Berdasarkan hasil wawancara Tim Media KKN Kelompok 26265 Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta bersama salah satu pengurus takmir masjid di Desa Bakungan, diketahui bahwa sekitar lima hingga enam tahun yang lalu aktivitas dakwah di desa mengalami penurunan. Kehadiran jamaah salat berjamaah, khususnya dari kalangan pemuda, semakin berkurang. Bahkan pada beberapa waktu, jamaah masjid didominasi oleh para sesepuh desa sehingga muncul kekhawatiran terhadap keberlangsungan regenerasi pengurus maupun kehidupan dakwah di masa mendatang.

Melihat kondisi tersebut, para tokoh agama dan tokoh masyarakat bersama pengurus takmir berupaya membangun kembali semangat dakwah melalui pendekatan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Salah satu langkah yang diterapkan adalah menghidupkan budaya tilik, yakni menjenguk warga yang sedang sakit maupun baru kembali dari rumah sakit. Informasi mengenai kegiatan tersebut diumumkan melalui pengeras suara masjid sehingga masyarakat yang berkenan dapat turut hadir memberikan dukungan secara langsung.

Tidak hanya sebatas silaturahmi, sebagian dana sosial masjid juga disalurkan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan buah tangan. Pendekatan sosial tersebut perlahan menumbuhkan rasa kebersamaan, mempererat hubungan antarwarga, serta menjadikan masjid kembali hadir di tengah kehidupan masyarakat sebagai pusat ibadah sekaligus pusat kepedulian sosial.

Seiring berjalannya waktu, perubahan mulai terlihat. Kehadiran jamaah salat berjamaah meningkat, keterlibatan pemuda semakin aktif, dan anak-anak mulai ramai mengikuti berbagai kegiatan keagamaan. Berbagai agenda rutin seperti tahlilan malam Jumat, pengajian, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), hingga kegiatan sosial masyarakat kembali berjalan dengan baik dan menjadi bagian dari kehidupan warga Desa Bakungan.

Suasana tahlilan rutin malam Jumat di Masjid Ar Rohmat yang menjadi salah satu kegiatan keagamaan dalam mempererat ukhuwah masyarakat Desa Bakungan.

Perjalanan revitalisasi dakwah ini tidak dilakukan oleh satu orang semata. Berbagai tokoh agama, pengurus takmir, serta masyarakat Desa Bakungan turut mengambil peran sesuai kapasitasnya masing-masing. Di antaranya Bapak Marjono selaku Ketua Takmir periode 2021–2026, Bapak Suparman selaku Seksi Dakwah, Bapak Mulyono selaku Bendahara Takmir, bersama tokoh agama dan masyarakat lainnya yang memiliki komitmen dalam memakmurkan masjid dan memperkuat kehidupan keagamaan di Desa Bakungan.

Mahasiswa KKN UIN Raden Mas Said Surakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan dakwah melalui penyampaian kultum sebagai bagian dari kolaborasi bersama masyarakat dan pengurus masjid.

Kisah ini menjadi bukti bahwa revitalisasi dakwah tidak selalu dimulai dari pembangunan fisik ataupun program berskala besar. Kepedulian terhadap sesama, komunikasi yang baik, serta semangat gotong royong mampu menjadi fondasi dalam membangun kembali budaya berjamaah, memperkuat ukhuwah Islamiyah, dan menumbuhkan regenerasi umat di Desa Bakungan.

Informasi Artikel

Seri: Jejak Bakungan, Dokumentasi Sejarah, Tokoh, dan Kehidupan Masyarakat Desa Bakungan

Narasumber:
Bapak Marjono (Ketua Takmir Periode 2021–2026)

Tokoh yang Turut Berperan:

  • Bapak Suparman (Seksi Dakwah)
  • Bapak Mulyono (Bendahara Takmir)

Penulis, Kurator, Editor, dan Pewawancara:
Ghifari Mabrur Al Burhani
Koordinator Media KKN Kelompok 26265
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta

Artikel ini disusun berdasarkan hasil wawancara langsung dengan narasumber serta telah dipublikasikan atas persetujuan narasumber sebagai bagian dari dokumentasi sejarah dan perkembangan kehidupan keagamaan masyarakat Desa Bakungan.

Posted in